Logo

Desa Muara Jaya

Kabupaten Balangan

Home

Profil Desa

Infografis

Listing

IDM

Berita

Belanja

Kades Muara Jaya Paparkan Strategi Kampung Peduli TBC dalam Koordinasi dan Advokasi Pencegahan Penyakit

Kades Muara Jaya Paparkan Strategi Kampung Peduli TBC dalam Koordinasi dan Advokasi Pencegahan Penyakit

Invalid Date

Ditulis oleh Administrator

Dilihat 17 kali

Kades Muara Jaya Paparkan Strategi Kampung Peduli TBC dalam Koordinasi dan Advokasi Pencegahan Penyakit

Muara Jaya, 22 September 2026 — Kepala Desa Muara Jaya, H. Suhaimi, S.Pd., memaparkan upaya dan strategi Kampung Peduli Tuberkulosis (TBC) Desa Muara Jaya dalam kegiatan Koordinasi dan Advokasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit yang berlangsung di Hotel Arraudah, Selasa (22/9/2026).

Dalam presentasinya, H. Suhaimi menjelaskan bahwa Desa Muara Jaya, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, telah ditetapkan sebagai Kampung Peduli TBC berdasarkan SK Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan Nomor 188.4/116/Dinkes/BLG/2024. Dengan wilayah seluas sekitar 204,435 hektare, Desa Muara Jaya terdiri dari 4 RT dengan jumlah 276 kepala keluarga atau 771 jiwa.

Sebagai Kampung Peduli TBC, desa menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari risiko penularan yang berkaitan dengan kualitas udara, kebiasaan hidup kurang higienis, hingga paparan asap rokok yang dapat meningkatkan risiko bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Selain itu, keberlanjutan program juga menghadapi tantangan berupa beban kerja kader dan pergantian kader yang membutuhkan pembekalan secara berkelanjutan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Desa Muara Jaya menjalankan sejumlah langkah pencegahan. Di antaranya penyediaan fasilitas Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), penerapan pojok merokok di luar rumah untuk membantu menjaga kualitas udara di dalam rumah, serta kegiatan lomba kebersihan antar-RT yang melibatkan Puskesmas Awayan dan pihak Kecamatan Awayan.

Upaya pencegahan juga diperkuat melalui skrining dan pelacakan kasus. Deteksi dini dilakukan dengan mengenali gejala yang perlu diwaspadai, seperti batuk berkepanjangan lebih dari dua minggu, penurunan berat badan, dan keringat pada malam hari. Pemerintah desa bersama kader juga mendorong pelacakan kontak erat pasien TBC serta rujukan ke Puskesmas Awayan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Tidak hanya berfokus pada penemuan kasus, Desa Muara Jaya juga memberikan perhatian pada pendampingan pasien selama menjalani pengobatan. Kader dapat berperan sebagai Pengawas Menelan Obat (PMO), melakukan pemantauan secara rutin, serta memberikan dukungan kepada pasien dan keluarga. Edukasi kepada masyarakat juga dilakukan untuk mengurangi stigma dan mencegah adanya penolakan sosial terhadap warga yang sedang menjalani pengobatan TBC.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah desa berperan melalui penyediaan dukungan anggaran kesehatan, regulasi, sosialisasi, serta kunjungan rumah. Sementara Dinas Kesehatan dan Puskesmas Awayan mendukung dari sisi pelayanan medis, pelatihan kader, penyediaan logistik, serta mekanisme rujukan.

Keberhasilan program kemudian dipantau secara berkala melalui sejumlah indikator, seperti jumlah warga yang mendapatkan skrining, jumlah terduga TBC yang dirujuk, jumlah kader PMO yang aktif, serta tingkat keberhasilan pengobatan (Treatment Success Rate).

Melalui keterlibatan aktif pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, keluarga, dan masyarakat, Kampung Peduli TBC Desa Muara Jaya diharapkan tidak hanya berfokus pada penanganan pasien, tetapi juga membangun lingkungan yang lebih sehat, meningkatkan deteksi dini, memastikan pengobatan berjalan sampai tuntas, serta menciptakan masyarakat yang lebih peduli dan bebas dari stigma terhadap TBC.

Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Desa Muara Jaya

Kecamatan Awayan

Kabupaten Balangan

Provinsi Kalimantan Selatan

© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia